Red Hat: Solusi Terkini Bagi Pengembang Aplikasi

Red Hat Solusi Terkini Bagi Pengembang Aplikasi

Pondokgue.comBagi seorang developer atau pengembang aplikasi, memilih sebuah provider yang menyediakan kebutuhan materi dan penyimpanan berbasis cloud adalah absolute dan tidak bisa dianggap sepele. Karena, ketika provider yang dipilih ternyata tidak bisa memberikan keamanan dan kenyamanan bagi mereka, tentu akan menjadi sesuatu yang merepotkan kedepannya.

Untuk itu, kali ini saya akan memberikan informasi tentang salah satu provider yang akan sangat cocok digunakan oleh pengembang aplikasi karena memiliki layanan yang cukup mampu menopang semua kebutuhan developer mulai dari Cloud Service hingga Container yang menjamin developer untuk bisa mengembangkan aplikasi secara nyaman dan mudah. Provider tersebut yaitu Red Hat. Sudah pernah mendengarnya? Jika belum, mari mulai berkenalan.

Mengenal Red Hat

Red Hat adalah sebuah perusahaan terbesar saat ini yang mendedikasikan dirinya secara penuh terhadap Open Source System. Red Hat sendiri merupakan perusahaan pertama yang memiliki kesadaran penuh bahwa sebuah aplikasi yang bersifat ‘Free’ atau gratis bisa dijual sebagai produk untuk kebutuhan pengembangan. Salah satu produk Red Hat yang cukup menarik perhatian dan populer pada masanya yaitu Red Hat Linux.

Red Hat Linux ditemukan oleh Marc Ewing pada tahun 1994 yang membuat nama Red Hat banyak dikenal di kalangan developer. Pada tahun 2005 misalnnya, Red Hat menempati peringkat 1 sebagai penyedia software terbaik menurut CIO Insight Magazine.

Selanjutnya pada tahun 2018 tepatnya tanggal 28 Oktober International Busniess Machines atau lebih dikenal dengan IBM Corporation mengakuisisi Red Hat dan mulai mengembangkan bisnis di bidang teknologi Cloud.

Salah satu produk terkini yang bisa dimanfaatkan oleh pengembang aplikasi yaitu RedHat Openshift yang sudah berbasis cloud dan container, apakah itu?

Red Hat OpenShift dan Produknya

Apa itu RedHat OpenShift? Secara mudah dapat dipahami OpenShift merupakan perangkat lunak kontainerisasi yang dikembangkan untuk membantu pelanggan enterprise dan mitra untuk bisa mengadopsi teknologi Open Source dengan mudah.

Layanan ini memiliki platform yang stabil dan aman untuk pemasangan berbasis container dimana pengguna bisa dan sangat memungkinkan untuk menjalankan aplikasi tradisional dengan aplikasi terbaru yang berbasis cloud dan container.

RedHat OpenShift Architecture

Produk Red Hat OpenShift

Karena merupakan sebuah platform, OpenShift menawarkan lima lini produk software berbeda, diantarnya yaitu:

OpenShift Container Platform

Layanan ini memberikan memberikan satu platform khusus bagi para developer dan juga IT Operations untuk bisa membangun, mengembangkan dan mengatur aplikasi di sebuah hybrid cloud maupun infrastruktur hybrid-cloud. Dengan demikian, pengembangan sebuah aplikasi akan bisa dikerjakan secara cepat dengan budget yang efisien.

OKD

Produk selanjutnya yaitu OKD, sebuah platform pendistribusian Kubernetes yang dioptimasi untuk pembuatan dan pengembangan apliaksi secara terus menerus dan multi-tenant deployment. Platform yang satu ini memiliki tambahan tools DevOps yang bisa membantu pengembangan aplikasi bisa dilakukan dengan cepat dan juga mempermudah penggunaan serta maintenance jangka panjang.

OpenShift Dedicated

Kemudian ada OpenShift Dedicated, sebuah platform aplikasi berbasis container yang dipasang pada Amazon Web Services atau Google Cloud Platform dan dikelola secara langsung oleh RedHat. Platform ini mampu mempercepat pembangunan aplikasi tradisional maupun aplikasi cloud native bagi developer.

OpenShift Dedicated dibangun pada RH Enterprise Linux, Teknologi Docker dan Google Kubernetes yang membuatnya bisa terkoneksi ke data center secara aman agar perusahaan atau pelaku bisnis dapat mengimplementasikan strategi hybrid dengan biaya yang terjangkau.

Openshift Online

Selain itu ada juga produk bernama Openshift Online, sebuah layanan Platform as a Service (PaaS) yang bisa digunakan untuk developer untuk bisa membangun aplikasi cloud baru yang scalable dan aman dengan konfigurasi dan manajemen overhead yang minimal. Layanan ini mendukung banyak bahasa programming dan framework mulai dari Java, Ruby hingga PHP.

Openshift.io

Layanan terakhir yang ada pada ekosistem ini yaitu Openshift.io, sebuah Software as a Service (Saas) yang menawarkan pengembangan toolchain yang telah dikonfigurasi. Dengan layanan ini, developer bisa langsung membangun aplikasi yang dikontainerisasi tanpa perlu lagi melakukan instalasi dan konfigurasi siftware.

Untuk itulah, saya menyebut bahwa Red Hat merupakan solusi terkini bagi para pengembang aplikasi untuk bisa membangun sebuah aplikasi dengan hasil maksimal dengan biaya yang bisa di prediksi. Menarik sekali bukan?